Postingan

Jangan Menyerah

Beberapa hari belakangan ini betul-betul melelahkan, aku harus pintar-pintar membagi waktu untuk kesibukan sambil babak belur mengatur pikiran dan perasaan. Banyak hal yang harus diselesaikan, tetapi di sisi lain rasanya aku lelah dan hanya ingin menangis meringkuk seharian. Rasa-rasanya kemarin ingin menyerah saja. Beban yang kulawan tidak kasat mata. Tidak tahu harus aku mulai dari mana. Tidur sudah tidak menjadi kegiatan istirahat, melainkan kegiatan untuk sejenak melarikan diri dari kenyataan. Aku lelah dan hampir rebah. Tetapi aku pun mengerti jika tidak ada yang abadi di dunia. Tidak pula sedih, tidak pula bahagia. Hidup seperti kincir ria, yang harus kita alami tiap fasenya, sebentar di atas lalu sebentar di bawah; agar mampu menikmati serangkaian pemandangan yang indah. Dalam waktu sakit-sakitku, aku bertumbuh. Dalam waktu bahagia-bahagiaku, aku tidak layu. Merasa lelah rupanya lumrah. Kita manusia. Istirahatlah, tetapi jangan menyerah.

Cerminan Diri

Hai, Keluarlah sebentar Tengadahkan kepalamu menghadap langit Biarkan mentari mendekapmu hangat Ah, jangan lupa Pejamkan kedua matamu Kalau tidak, bisa bisa langit iri Karena indahnya bersaing dengan netra yang memandangnya Kamu dengar suara burung di sana? Tak ada satupun yang bernyanyi lesu Mereka tidak pernah kecewa oleh pagi Sebab pagi memberi mereka kesempatan untuk menikmati hari lagi dan lagi Sayang, coba pahami ini Hidup nyatanya terlalu berharga untuk dilalui dengan berat hati Mentari yang selalu menyapa pagimu dengan tulus tak pernah jengah meski kau abaikan berkali-kali Suatu hari, saat kamu merasa sulit Jangan lagi salahkan semesta Aku tahu tak ada masalah yang tak pahit Tapi sepahit apapun itu, kamu harus yakin bahwa “Suatu kebahagiaan akan datang pada waktunya”

Aku

To : Myself From : Myself too       Yang aku lakukan setiap pagi adalah berharap agar hari ini begitu tentram. Tidak ada emosi dan ambisi berlebih. Yang Aku harapkan adalah aku bisa duduk dengan tenang dan sedikit berharap untuk esok yang lebih baik.       Yang aku lakukan setiap malam adalah berusaha memejamkan mata walau aku tau aku sedang tak ingin. Karena yang aku rasakan antara mimpi dan kenyataan tidak ada bedanya. Tidak ada kebahagiaan pasti dan semua semu.       Kadang, perasaan bersalah, emosi, sedih dan kacau ini selalu datang menghantui, setiap kali diri ini merasa sepi. Apa saja yang aku pikirkan tak jauh dari semua ketakutan yang mungkin terjadi. Dan setelahnya aku hanya berdoa dan berharap semua akan baik - baik saja.       Mungkin aku berada disisi terbawah, hingga tidak ada yang peduli dengan semua angan dan harapan yang aku sematkan. Tapi diri ini selalu bergerak mendorongku untuk bisa tetap bahagia ...

Masa Kecil Yang Aku Rindukan

      Saat diriku sedang duduk, terkadang terbanyang bayang masa kecil ku yang indah dan telah menjadi kenangan tersendiri. Sewaktu masih anak - anak hidup terasa tak ada masalah, belum mengenal yang namanya putus cinta dan tak perlu memikirkan target apa selanjutnya yang harus dijalani untuk meneruskan hidup.       Rasa - rasanya dulu terasa damai sekali. Melakukan rutinitas apapun terasa tidak ada beban. Bahagia. Sederhana. Tanpa Masalah.       Aku rindu masa kecil ku yang dulu.       Berangan - angan jika seandainya aku mempunyai mesin waktu, aku akan dengan senang hati kembali ke masa lalu. Sekadar menyapa versi masa kecil ku itu. Memberinya banyak hiburan dan memberi tahunya kalau akan ada banyak sekali masalah yang dilalui di masa depan agar si kecil itu lebih siap menghadapi masalah yang akan dia hadapi nantinya.\       Aku ingin kembali ke masa lalu dan memeluk diriku, menyemangatinya, mengapresia...

Percaya

      Kalau kamu merasa sedang putus asa, coba beristirahatlah sejenak. Makan - makanan yang kamu suka, mendengarkan musik yang kamu gemari atau mungkin yang bisa membuatmu merasa tenang. Bacalah buku atau melakukan hal - hal yang mungkin bisa membuatmu semangat kembali. Berilah waktu tambahan untuk dirimu sendiri dan hal - hal yang kamu cintai.       Rasa lelah itu wajar. Manusia bukan mesin yang tidak punya perasaan. Menangislah kalau memang itu bisa membuat dirimu merasa lebih lega, laki - laki dan perempuan itu sama saja.       Banyak orang berkata kalau semua hal itu indah pada waktunya. Suatu anugrah bisa datang tanpa diduga - duga. Meskipun aku sendiri tidak tahu kebenarannya, yang jelas aku juga mengerti kalau menyerah itu berarti menutup kesempatan yang siapa tahu malah akan membawa kita ke arah yang lebih baik.       Hidup itu rupanya adil.       Dari segala kelebihan pasti ada yang namanya keku...

Tak Harus Mendengarkan

      Ada yang mentertawakan seorang wanita yang memiliki rasa takut pada satu jenis serangga. Konon katanya, wanita tersebuut sudah beranjak dewasa dan seharusnya wanita itu tidak menjerit histeris ketika melihat ada serangga yang muncul.       Orang - orang bisa tertawa namun mereka sama sekali tidak memahami alasan apa di balik rasa takut yang dimiliki wanita itu. Wanita tersebut mengidap "Katsaridaphobia" sejak lama. Jika orang lain memahaminya, mungkin orang tersebut tidak akan mentertawakan bahkan menghujatnya.       Ada juga orang yang mengejek seorang pria karena sudah lama sekali bertahun - tahun ia memilih untuk menjalani hidup sendiri sejak kematian istri tercintanya itu.Orang - orang membicarakannya. Katanya pria itu egois, tidak memikirkan anaknya yang membutuhkan keberadaan kasih sayang  seorang ibu pada usianya yang masih sangat belia.       Ya, orang - orang bisa saja berkata semaunya namun mereka sam...

Jatuh Cinta

     2014,      Tiap pagi, setelah saya mulai jatuh cinta kepadamu, saya jadi suka membayangkan sosokmu lama - lama dalam kepala. Tersenyum - senyum sendirian sambil bertanya - tanya kamu disana sedang melakukan apa, masih kah dirimu terlelap tidur atau malah sudah rapih dan wangi untuk melakukan kegiatan sehari - harimu.       Tiap pagi, setelah saya jatuh cinta kepadamu, saya jadi suka membayangkan bagaimana kalau wajahmu adalah sesuatu yang akan pertama kali saya lihat nanti pada saat ku memulai hari - hari ku.       Tiap pagi, setelah saya jatuh cinta kepadamu, saya jadi suka mengevaluasi diri saya setiap saat. Melihat dengan rendah hati segala kekurangan - kekurangan yang saya punya. Saya jadi sering bercakap - cakap pada diri saya sendiri, membicarakan apa yang harus saya lakukan selanjutnya untuk membuat diriku pantas.       Sudah kah saya siap? Sudah mampukah saya mengemban berbagai tanggungj...